Oke, sekarang kembali ke Topik. Rumah
Bordir adalah nama rumah kontrakan gue. Pada awal penamaan ini juga menuai
kontoversi, emak gue sempat khawatir dan nge-sms gue setelah liat album di
facebook gue (that's why we do not want our mother to have a facebook!).
Sebenernya ini bercandaan gue dan anak-anak, cuma ya humor dan jokes beda
generasi itu tetap berbeda, dan jelas siapa sih orang tua yang mau anaknya
tinggal di "Rumah Bordir" yang menurut SEBAGIAN BESAR orang adalah "Rumah
Bordil" atau tempat prostitusi (temukan perbedaannya).
RUMAH BORDIR (Rumah Bersama
Orang-orang di International Relations yak mat ) inilah sebenarnya kedok dari penamaan kontroversial rumah
kontrakan tak berdosa ini. "Apalah Arti Sebuah Nama" Nuryanto tri a,
20 tahun, Mahasiswa mengutip dari William Shakesphare. Yah mungkin menurut si
William begitu, tapi bagi saya, kata RUMAH BORDIR ini sangatlah bermakna.
Rumah Bordir memiliki tujuh penghuni
tetap dan SERATUS penghuni bayangan yang
siap ada kapan saja. Akan tetapi gue
kenalin dulu tujuh personil Rumah Bordir ini :
1.Nuryanto tri a Destroyer
Gue dapet julukan ini dari anak-anak
Bordir setelah gue memecahkan 6 gelas kaca, 2 piring, satu set keran air, dan
juga satu kursi kayu di atas. Jadi setiap ada barang yang pecah, jatoh, dan
tersenggol, anak-anak akan selalu memanggil nama gue untuk yang pertama
kalinya, Cool.
2 Mazzie, a.k.a Anak Gaul
Anak
Gaul dari ringgin L.A
Si Kerceb ini mungkin temen kampus
gue yang gue selalu liburan bareng tiap akhir semester (I don't know why),
mungkin gara-gara kami anak rantau, lantas sama-sama jarang balik ke rumah.
Tapi si kerceb sekalinya balik ke Aceh, kaga ingat balik lagi buat kuliah,
sampai dibikin pengumuman "Anak Hilang" di kampus.
3. Asnvie a.k.a Cabul
Idaman
para tante-tante
Si Navie, ini entah mengapa dipanggil Cabul dikarenakan pose-pose menantangnya begitu banyak tersebar di internet. Bahkan menjadi HOT THREAD di KASKUS. Si Andre orang paling higienis di Bordir, penyedia jasa Tissue di kamar, dan salah satu personil bordir yang punya PACAR (digedein karena yang lain kebanyakan ngak dan ini sensitif)
4. Dava D'jafo kanne a.k.a. D'jafo
Ketua
suku
D'jafo, Ketua kelas mata kuliah bahasa
jepang, dan sekarang lagi galau akan cinta setelah cewek yang disuka ternyata
telah berpaling kelain hati (#Pukpukgratisbuatdimas). Dimas adalah anak dunia
maya kalau kata gue, die selalu aktif bergumul di dunia game di banding
kehidupan nyata. Tapi tanpa dimas, band gue bakal kehilangan penggepuk
drum, sama temen makan pecel telor ibu di Caringin.
5. Setiawan Yunan a.k.a. sotom
Sotom in
Malang
Yunan orang paling kaleum di bordir,
babehnya polisi dan sering ngirim mata-mata di Bordir. Selain itu, pitri suka
makan apel, sampai si Pacul ngejulukin "yunan si Apel" buat yunan. In
other side, yunan sama gue sama-sama suka nonton Film hollywood, yah setidaknya
kita selalu punya gairah buat jauh-jauh ke Blitz Megaplex cuma buat nonton Film
Hollywood
6.Bajol ijo
Yang
punya Pasar Burung~L.A
Walaupun udah jarang keliatan di
Bordir tapi Bajol ijo tetep penghuni tetap bordir, semenjak semester empat ni
bocah udah jarang ke Bordir, kayanya ada yang bikin betah di L.A, sampai-sampai
sekarang kamarnya di bajak si Theo.
Tapi sekarang banyak banget rumor
yang beredar tentang bordir, yang katanya mau dijual lah, kontrak gak
diperpanjang lah, dan segala macam hal. Tapi gue juga gak bisa memungkiri kalau
terkadang rumah ini memiliki kerumitan serta masalah, mulai dari sampah yang
tak terkendali, bau asem dari kulkas, tagihan-tagihan yang membengkak, sampai
ke gejala flu bareng pun di Rumah Bordir ini pernah terjadi. Tapi untungnya
masih flu bareng, gue gak bisa bayangin kalau satu rumah kena penyakit Flu
Babi.
Dari Rumah Bordir juga banyak hal
yang kemudian menjadi urban legend, seperti cerita setan kayang di Sukarno
Hatta yang mulai HOT semenjak gue ceritain di lantai atas rumah sambil ngaso.
Terus adanya "KAJIAN BULANAN" rumah bordir buat para fakir asmara
untuk berbagi masalah percintaannya sambil meminum secangkir kopi. Atau bahkan
mengenai gosip-gosip terbaru, mungkin bisa dibilang Rumah Bordir termasuk yang
paling up to date.
Apapun yang terjadi kedepan, gue gak
bisa bayangin kemudian Rumah Bordir ini kemudian tidak ada, gue kembali
nge-kost masuk ke ruangan sempit ukuran 3x4 meter, nge-galau sendirian gak ada
temen, maen PES sama DOTA sendiri garing kaya ikan asin, dan yang jelas bakal
ga rame seperti bordir yang tiap hari selalu menghadirkan tawa di hidup gue.
Gue juga gak tau apa arti bordir di mata anak-anak yang lain, tapi bagi gue
rumah ini sangatlah berarti. Gue gak berani jamin juga sebenernya kalau Rumah
Bordir ini bakal tetep eksis karena bulan depan adalah akhir masa kontrak
rumah. Masih ada kemungkinan di perpanjang, dan keputusan akan keluar pada awal
juni nanti ketika si Ibu Kontrakan akan datang kesini.
Gue gak bisa bayangin gue pindah
dari Bordir, sejujurnya dan seabsurd-absurdnya kejadian yang ada di Bordir, gue
tetep bahagia ada disini (walaupun banyak juga yang harus dibenerin). Yah, dan
pada akhirnya sekarang kita hanya bisa berharap bahwa kami akan bertahan di
Bordir buat melanjutkan cerita persahabatan kami disini, menerjang hidup di
tanah rantauan, dan juga buat survive di dunia perkuliahan yang semakin hari
semakin fana ini. Semoga aja Rumah Bordir bisa tetap ada sampai gue lulus, dan
para personil di rumah ini, kami bertujuh akan tetap bersama sampai saat itu,
Gracias!!!
Rumah
Bordir Crew







No comments:
Post a Comment