Tuesday, July 10, 2012

Kontroversi dan Ikatan Persahabatan


Oke, sekarang kembali ke Topik. Rumah Bordir adalah nama rumah kontrakan gue. Pada awal penamaan ini juga menuai kontoversi, emak gue sempat khawatir dan nge-sms gue setelah liat album di facebook gue (that's why we do not want our mother to have a facebook!). Sebenernya ini bercandaan gue dan anak-anak, cuma ya humor dan jokes beda generasi itu tetap berbeda, dan jelas siapa sih orang tua yang mau anaknya tinggal di "Rumah Bordir" yang menurut SEBAGIAN BESAR orang adalah "Rumah Bordil" atau tempat prostitusi (temukan perbedaannya).
RUMAH BORDIR (Rumah Bersama Orang-orang di International Relations yak mat ) inilah sebenarnya kedok dari penamaan kontroversial rumah kontrakan tak berdosa ini. "Apalah Arti Sebuah Nama" Nuryanto tri a, 20 tahun, Mahasiswa mengutip dari William Shakesphare. Yah mungkin menurut si William begitu, tapi bagi saya, kata RUMAH BORDIR ini sangatlah bermakna.
Rumah Bordir memiliki tujuh penghuni tetap dan SERATUS penghuni bayangan yang siap ada kapan saja. Akan tetapi gue kenalin dulu tujuh personil Rumah Bordir ini :
1.Nuryanto tri a Destroyer

Gue dapet julukan ini dari anak-anak Bordir setelah gue memecahkan 6 gelas kaca, 2 piring, satu set keran air, dan juga satu kursi kayu di atas. Jadi setiap ada barang yang pecah, jatoh, dan tersenggol, anak-anak akan selalu memanggil nama gue untuk yang pertama kalinya, Cool.


2 Mazzie, a.k.a Anak Gaul


Anak Gaul dari ringgin L.A
Si Kerceb ini mungkin temen kampus gue yang gue selalu liburan bareng tiap akhir semester (I don't know why), mungkin gara-gara kami anak rantau, lantas sama-sama jarang balik ke rumah. Tapi si kerceb sekalinya balik ke Aceh, kaga ingat balik lagi buat kuliah, sampai dibikin pengumuman "Anak Hilang" di kampus.

3. Asnvie a.k.a Cabul

Idaman para tante-tante

Si Navie, ini entah mengapa dipanggil Cabul dikarenakan pose-pose menantangnya begitu banyak tersebar di internet. Bahkan menjadi HOT THREAD di KASKUS. Si Andre orang paling higienis di Bordir, penyedia jasa Tissue di kamar, dan salah satu personil bordir yang punya PACAR (digedein karena yang lain kebanyakan ngak dan ini sensitif)
4. Dava D'jafo kanne a.k.a. D'jafo


 
Ketua suku

D'jafo, Ketua kelas mata kuliah bahasa jepang, dan sekarang lagi galau akan cinta setelah cewek yang disuka ternyata telah berpaling kelain hati (#Pukpukgratisbuatdimas). Dimas adalah anak dunia maya kalau kata gue, die selalu aktif bergumul di dunia game di banding kehidupan nyata. Tapi tanpa dimas, band gue bakal kehilangan  penggepuk drum, sama temen makan pecel telor ibu di Caringin.

5. Setiawan Yunan a.k.a. sotom

Sotom in Malang

Yunan orang paling kaleum di bordir, babehnya polisi dan sering ngirim mata-mata di Bordir. Selain itu, pitri suka makan apel, sampai si Pacul ngejulukin "yunan si Apel" buat yunan. In other side, yunan sama gue sama-sama suka nonton Film hollywood, yah setidaknya kita selalu punya gairah buat jauh-jauh ke Blitz Megaplex cuma buat nonton Film Hollywood

6.Bajol ijo

 Yang punya Pasar Burung~L.A

Walaupun udah jarang keliatan di Bordir tapi Bajol ijo tetep penghuni tetap bordir, semenjak semester empat ni bocah udah jarang ke Bordir, kayanya ada yang bikin betah di L.A, sampai-sampai sekarang kamarnya di bajak si Theo.
Tapi sekarang banyak banget rumor yang beredar tentang bordir, yang katanya mau dijual lah, kontrak gak diperpanjang lah, dan segala macam hal. Tapi gue juga gak bisa memungkiri kalau terkadang rumah ini memiliki kerumitan serta masalah, mulai dari sampah yang tak terkendali, bau asem dari kulkas, tagihan-tagihan yang membengkak, sampai ke gejala flu bareng pun di Rumah Bordir ini pernah terjadi. Tapi untungnya masih flu bareng, gue gak bisa bayangin kalau satu rumah kena penyakit Flu Babi.
Dari Rumah Bordir juga banyak hal yang kemudian menjadi urban legend, seperti cerita setan kayang di Sukarno Hatta yang mulai HOT semenjak gue ceritain di lantai atas rumah sambil ngaso. Terus adanya "KAJIAN BULANAN" rumah bordir buat para fakir asmara untuk berbagi masalah percintaannya sambil meminum secangkir kopi. Atau bahkan mengenai gosip-gosip terbaru, mungkin bisa dibilang Rumah Bordir termasuk yang paling up to date.
Apapun yang terjadi kedepan, gue gak bisa bayangin kemudian Rumah Bordir ini kemudian tidak ada, gue kembali nge-kost masuk ke ruangan sempit ukuran 3x4 meter, nge-galau sendirian gak ada temen, maen PES sama DOTA sendiri garing kaya ikan asin, dan yang jelas bakal ga rame seperti bordir yang tiap hari selalu menghadirkan tawa di hidup gue. Gue juga gak tau apa arti bordir di mata anak-anak yang lain, tapi bagi gue rumah ini sangatlah berarti. Gue gak berani jamin juga sebenernya kalau Rumah Bordir ini bakal tetep eksis karena bulan depan adalah akhir masa kontrak rumah. Masih ada kemungkinan di perpanjang, dan keputusan akan keluar pada awal juni nanti ketika si Ibu Kontrakan akan datang kesini.
Gue gak bisa bayangin gue pindah dari Bordir, sejujurnya dan seabsurd-absurdnya kejadian yang ada di Bordir, gue tetep bahagia ada disini (walaupun banyak juga yang harus dibenerin). Yah, dan pada akhirnya sekarang kita hanya bisa berharap bahwa kami akan bertahan di Bordir buat melanjutkan cerita persahabatan kami disini, menerjang hidup di tanah rantauan, dan juga buat survive di dunia perkuliahan yang semakin hari semakin fana ini. Semoga aja Rumah Bordir bisa tetap ada sampai gue lulus, dan para personil di rumah ini, kami bertujuh akan tetap bersama sampai saat itu, Gracias!!!


Rumah Bordir Crew

No comments:

Post a Comment